Jumat, 10 April 2015

Anak Kos

Tadi siang saat bertemu Rijal teman seangkatan, dia bilang aku sudah jarang main gambar. Dan juga tadi malam saat ngopi bareng master homo yaqin teman waktu pengabdian masyarakat, dia bilang aku sudah gak pernah nulis sampe blogku banyak sarang laba-labanya. Mungkin memang benar sudah tidak ada lagi sisi kreatif dalam diriku. Oleh sebab itu ini mau mencoba mengasah kembali dalam hal menulis. :)

Kuawali dengan membahas anak kos. Anak kos ada beberapa macam. Ada anak kos petarung, anak kos kicauan, anak kos kolektor piagam/sertifikat, anak kos hias. aku termasuk anak kos hias, alasannya simpel yaitu karena aku bukan petarung atau anak kos kicauan ataupun anak kos kolektor piagam. :) Tugas anak kos hias yang paling muliah adalah nongol di depan kos biar kosnya kelihatan ada kehidupan dan biar tak susah nagih uang bulanannya. :)


Jadi anak kos itu tak mudah, karena untuk yang mau jadi anak kos diwajibkan menguasai cara masak mie instan. Karena mie instan itu adalah makanan wajib tiap akhir bulan. Misal ada anak kos melanggar sebulan gak makan mie instan maka bisa dipastikan dia bakal makan bubur di rumah sakit. Dan ahli ekonomi meyakini 80% konsumen mie instan adalah anak kos. :)

Dan anak kos dalam hal makan itu paling mementingkan porsi bukan rasa. Mungkin lidah anak kos sudah mengeras kali ya?. Ini yang membuat para polisi khawatir,  jika samapai ada anak kos yang keracunan itu bakal menyulitkan polisi. Karena gak ada barang bukti, anak kos kalau makan itu sampai piringnya mengkilap lagi.

Dan dalam hal kebersihan anak kos paling jorok, mandi aja jarang. Sampai-sampai kamar mandinya anak kos jadi kota khusus nyamuk, karena air dalam bak mandinya gak pernah dipakai.

Cukup segitu dulu bahas anak kosnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Free Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design