Jumat, 10 Januari 2014

Mengkambing Hitamkan Jin

Sehabis pulang dari gath PANEL (Pandaan Exopet Lovers) sabtu 04 januari 2014 di kebun raya Purwodadi Pasuruan, rasanyanya biasa-biasa saja sebelum aku tertidur pada jam 17:20 (waktu terakhir baca sms masuk). Sekitar jam 21:00 aku dibangunkan suara jack yang teriak-teriak dari luar kontrakan karena kontrakan terkunci dari dalam. Wajar saja, aku juga gak ada niat tidur sore, apalagi sampe ninggalin motor di luar sambil tidur tanpa menyalakan lampu teras rumah. Setelah membukakan pintu, mendengarakan ceramahnya jack sebentar, lalu tidur lagi.

Bangun seperti biasa kira-kira jam 4, sholat lalu mencoba tidur lagi tapi merasa suhu ruangan dingin sekali tidak seperti biasanya. Setelah lama tidak tidur, aku memutuskan untuk mencuci pakaian saja. Waktu bilas pakaian aku tidak sengaja lihat atap kamar mandi yang terbuat dari seng ada embunnya. "wajar saja aku merasakan dingin, atap kamar mandi saja sampai berembun".
Waktu menjemur pakaian, ketika badanku kena hangatnya sinar matahari rasanya enak sekali. Ingin berjemur sebentar, tapi di depan rumah kontrakan tidak ada tempat yang pas buat berjemur. Lalu aku menanak nasi, dilanjutin Jack memasak lauk dan sambel. Aku makan nasi+lauk saja tanpa sambel, lah sambelnya kelihatan biji cabai semua kayak sambel dari komposisi cabai semua. Aku memang tidak benci sambel, tapi kalau terlalu pedas aku tidak suka. buat apa makan kalau rasanya cuma pedas? tidak ada rasa sedap yang lain? mending makan nasi ditaburin cabai saja. Saat makan aku mulai ada yang aneh karena untuk menghabiskan sepiring saja aku gak kuat, kalau biasanya pasti habis 2 piring.

Habis makan, aku langsung tidur. Sebelumnya tirai cendela kubuka biar kena sinar matahari badanku. Aku tidur terus seharian, dan hanya bangun untuk sholat. Sekitar jam 4 sore, aku ingin makan (bukan karena lapar). Aku pun goreng ulang telur sisa pagi tadi, dan menggoreng duo tahu-tempe. Waktu menggoreng telur badan serasa gk kuat, tapi dikuat-kuatin. Eh pas goreng tahu rasanya sudah tidak kuat dan ingin tidur saja, dan aku tinggal tidur beneran sampai-sampai wajannya hitam setangah.

Karena merasa ada yang aneh pada badannku, kok tiba-tiba sakit? padahal gak habis angkat-angakat beban berat atau melakukan sesuatu yang bikin capek banget. Aku memutuskan untuk makan garam beberapa sendok, kenapa? karena kata orang-orang yang tidak bisa bertanggung jawab 'garam bisa buat ngusir jin'. LAH APA HUBUNGANNYA DENGAN NGUSIR JIN? lah sapa tahu ini sakit karena ulah jin dari kebun raya hahaha. Dan juga garam adalah bahan yang dibenci bakteri kata orang yang tidak bertanggung jawab juga sih hehehe. Rasa garamnya ternyata asin loh, berarti indra perasaku masi normal kan? terus aku sakit apa dong? karena aku tidak bisa mengidentifikasi aku sakit apa, maka aku berkesimpulan sakit ini karena ulah jin.

Aku baca ayat kursi 3 kali sebelum tidur habis makan, eh gak lama kemudian kebangun dan dipikiranku mendengar suara 'kamu sudah sehat'. Bingung gimana cara menjawab pernyataan tersebut, aku memutuskan untuk melihat sekeliling. Wih ternyata apa yang kulihat warnanya lebih tajam dari biasanya. Cat kamar yang aslinya hijau sekarang terlihat biru. Huah ini mah bukan sembuh, ini makin parah sakitnya. Dariapada makin aneh-aneh saja, aku tidur lagi walau tidurnya tidak nyenyak. Jam 4 pagi baru bangun dan merasa agak baikan, dengan setengah semangat langsung sholat subuh dan mengerjakan tugas UAS yang jam 10:20 harus dikumpulkan di kampus.

Sampai hari ini aku masih merasa ada yang aneh pada badanku, dan sampai hari ini pula aku belum menemukan nama keanehan tersebut selain mengkambing hitamkan jin. :D  

0 komentar:

Posting Komentar

 
Free Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design