Jumat, 10 Agustus 2012

Tujuan Manusia di Dalam Hidupnya

Sudah sering kita mendengarkan tujuan Tuhan menciptakan manusia hanyalah untuk menyembah padaNya. Tapi, kali ini mari kita coba mencari tahu apa tujuan manusia di dalam hidupnya. Apakah kesuksesan? kesuksesan yang bagaimana? apakah kekayaan? kekayaan yang bagai mana? kaya harta apa kaya iman? dan masih banyak pertanyaan yang bisa dikorek tentang tujuan manusia di dalam hidup.

Kamis, 09 Agustus 2012

Ayahku Hebat

Kemarin malam aku mengikuti pengajian yang dimana kebanyakan yang datang adalah orang yang sudah tua-tua, yang masih mudah jumlahnya sedikit sekali. Dahulu aku bertanya-tanya 'Kenapa orang-orang tua mengaji? bukankah masa kecil mereka sudah sering mengaji? apa tidak bosan?', tapi aku sekarang sudah tau jawabannya. Jawabannya adalah jika waktu kecil mereka ngaji dengan tujuan untuk mencari tahu, sekarang tujuan mengaji adalah mencari tahu (untuk pengetahuan yang baru) dan pengingat. Bukankah manusia tempatnya lupa? itu sebabnya mereka butuh pengingat.

Kyai menceritakan kisah nabi Ibrahim AS yang disuruh menyembelih nabi Ismail. Sebenarya sudah sering aku mendengarkan kisah tersebut, sampai suatu saat Kyai bilang "Nabi Ibrahim itu bapak yang hebat. Anak sebaik nabi Ismail rela di korbankan demi melaksanakan perintah Tuhan. Beda dengan orang sekarang, anak maksiat kok malah dibelain sampai-sampai berani bayar mahal untuk menebus anaknya yang dipenjara." Di pikiranku langsung teringat kejadian beberapa tahun yang lalu saat aku masih di pondok.

Rabu, 08 Agustus 2012

Terpanggil

Malang, kamis 02 Agustus 2012. Sekitar jam 11 pagi menjelang siang aku berangkat pulang. Waktu sudah sampai di gang sebelah kantor polisi Dinoyo aku merasa ada getaran di saku celana kananku, pertanda ada SMS. Aku pun menepi dan membuka HPku. Ternyata Andha minta pulang bareng walaupun dia SMS tidak menggunakan kalimat minta pulang bareng malah dia bilang "Aku tidak mau pulang denganmu", berbekal sedikit pengetahuan dari beberapa E-book psikologi dan memahami situasinya, aku tahu betul maksud SMS tersebut adalah minta pulang bareng denganku (GR atau ke-PD-an nih?). Tanpa pikir panjang aku langsung meluncur ke salah satu kost depan kampus tempat Andha nge-kost.

Saat ketemu Andha di samping kostnya dia juga masih basah-basi (jijik ah, uda basah, basi pula) tidak mau pulang denganku. Beberapa waktu kemudian, dia akhirnya jujur mau pulang bareng. Tapi aku harus nunggu 30 menit, karena  dia belum menyiapkan barang-barang untuk dibawah bulang. Karena aku sangat benci nunggu, aku buat saja jalan-jalan ke Wilis untuk mencari buku CorelDraw karena beberapa waktu sebelumnya aku melihat buku CorelDraw di salah satu kios.
 
Free Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design