Kamis, 01 November 2012

Anggap Pasanganmu Sudah Mati Untuk Bertahan Denganya

Sebelum membaca tulisan ini, diharapkan untuk membawa tisu atau handuk karena ditakutkan kamu bakal mewek saat membaca tulisan ini.

Sekarang aku akan membahas cara memepertahankan hubungan di saat kita ingin memutus hubungan, caranya adalah anggap pasanganmu sudah mati. Loh kenapa? karena dari pengalamanku jelajah tulisan di blog-blog, semua postingan yang menceritakan kematian pasangannya selalu berisi cerita kenangan indah bersama pasangannya. -Kenapa begitu? karena kita tidak boleh menceritakan keburukan orang, apalagi keburukan orang mati, karena orang yang sudah mati tersebut akan mendapat siksa kubur jika kita menceritakan keburukannya-. Jadi, jika kamu lagi kesel atau marah dengan pasanganmu, coba anggap dia sudah mati dan tulislah semua kenangan indah bersamanya. Contohnya begini :

Semenjak kepergiannya, tidak ada lagi yang peduli padaku, tidak ada lagi yang menemaniku jalan, tidak ada lagi yang mengelus-elus rambutku, tidak ada lagi pendengar curhatanku yang setia, tidak ada lagi yang menyemangatiku di saat aku sedang putus asa, tidak ada lagi yang membuatku tertawa di saat aku sedang sedih, tidak ada lagi yang mengajak debat masalah hidung siapa yang paling pesek, tidak ada lagi yang aku tertawakan masalah pakaiannya, tidak ada lagi yang menyayangiku.

Memang terkadang ada orang yang peduli atau sayang atau memperhatikanku, tapi aku tak yakin mereka sepeduli dan sesayang dia padaku.

Masih kuingat jelas, saat dia kuajak ketemu selalu bikin aku menunggu hingga membuatku kesel, tapi dia selalu bisa bikin aku tertawa disaat dia datang.

Aku juga tidak pernah lupa saat dia membersihkan luka di jempol kakiku akibat kelalaianku. Aku duduk di motor dan dia membersihkan lukaku denga tisu sambil jongkok padahal saat itu kita di tempat umum dan banyak orang.

Hanya dia seorang yang selalu mengucapkan selamat ulang tahun padaku, karena memang hanya dia dan orang tuaku yang tahu hari ulang tahunku.

Aku menyesal, selama hidupnya aku belum bisa kasih benda yang dia harapkan. Dia selalu mengharapkan boneka warna ungu. Aku tidak bisa mebelikannya karena aku malu (aku kan perasa) kalau cowok beli boneka sendiri, aku maunya dia kutemani milih boneka yang dia suka dan aku yang membelikannya.

Rasanya benar-benar kosong hidupku sekarang tanpanya.


Sudah pahamkan contohnya? sudah banjir kan tempatmu sekarang karena tangismu?. Sampai jumpa di tulisan lainnya

0 komentar:

Posting Komentar

 
Free Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design