Kamis, 07 Juni 2012

Kerja=Mendapat Ilmu + Gaji

Terinspirasi dari apa yang di bilang Jack barusan, aku masih terus memikirkannya. Jack bilang "anak kelas lain itu lebih berminat jadi Asisten Laboratorium (ASLAB), sedangkan anak kelas kita lebih condong ke bisnis/kerja". Sebenarnya ini sama-sama sebuah pekerjaan, anak kelas lain kerja jadi Asisten, sedangkan anak kelasku kerja dalam bentuk nyata.
Selain bekerja, ASLAB juga sambil belajar. Dia harus belajar dahulu atau mengingat-ingat materi sewaktu masih jadi praktikan karena dia harus lebih tahu terlebih dahulu daripada praktikannya. Kan malu, kalau praktikannya lebih tau dari  pada ASLABnya atau malah sama-sama tidak tahu. Terus ngapain mereka di Laboratorium? sama-sama belajar?. Buakankah tugas ASLAB adaah mengajari praktikannya di laboratorium. Itu sebabnya syarat-syarat untuk menjadi ASLAB diantaranya harus mempunyai nilai bagus untuk mata kuliah yang akan diASLAB'i. Jadi, ASLAB itu bekerja dan belajar. Enak dapat gaji+ilmu loh!  hayo siapa yang berminat jadi ASLAB angkat tangan?.

Sedangkan anak-anak kelasku, Bekerja dalam bentuk nyata. Seperti pembuatan web, service komputer, desainer, dll. Mungkin kebanyakan orang menilai pekerjaan di atas tidak pernah menyentuh aktifitas 'belajar'. Tapi, itu salah besar karena di dalam bekerja mereka juga harus belajar agar mengikuti perkembangan zaman dan ilmu yang mereka gunakan untuk bekerja. Contoh : Seorang desainer tidak akan pernah berkembang hasil desainnya jika tidak pernah mau belajar untuk mengikuti perkembangan ilmu desain. Itu sebabnya bekerja itu tetap harus belajar.

Jadi, kesimpulannya adalah ASLAB dan pekerjaan selain ASLAB=mendapat ilmu+gaji.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Free Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design