Sabtu, 31 Maret 2012

Hujan Tahi

Suatu pagi, ntah hari apa. Aku lupa hari dan tanggalnya, yang kuingat waktu itu aku ada kuliah jam 6:00 WIB. Seperti biasa aku berangkat kuliah 10 menit sebelum jadwal. Aku berangkat dengan jalan kaki, niatku sambil olah ragah. Ternyata di luar grimis, tapi apa boleh buat dosen tidak akan mentolerir alasan tidak masuk dikarenakan grimis. Dan juga aku kalau berangkat, sesampai di kampus kemungkinan tidak terlalu basah. Jadi kuputuskan tetap berangkat.

Di perjalanan tidak jauh dari kost'an aku melihat ada anak yang memakai seragam SD dan seorang wanita yang kemungkinan besar adalah ibu dari anak yang memakai seragam SD. Dan setelah ku dekati ternyata benar, anak tersebut memanggil wanita tersebut dengan panggilan "ibu".

Waktu lewat depan mereka, aku tidak sengaja dengar pembicaraan mereka. Ini dia isi pembicaraan mereka :

Ibu:"Grimis nak"
Anak:"Hujan air ae bu, bukan hujan tahi"

Ibunya diam, ntah mungkin karena ada aku atau ada alasan lain. Aku yang mendengarkan perkataan anak tersebut langsung membayangkan bagaimana kalau dunia ini benar-benar hujan tahi. Kira-kira gimana yah? Mungkin payung hanya bisa dipakai sekali saja karena sekalai pakai bakal najis semua dan tidak ada anak-anak yang tertawa bahagia bermain hujan-hujanan.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

pedhot

Posting Komentar

 
Free Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design