Senin, 14 Maret 2011

Nasi Tetaplah Nasi

Disaat aku terbangun, kamarku gelap padahal sebelum tidur aku tidak mematikan lampu. Aku tiba-tia ingat aku belum sholat isyak. Tanganku mencari-cari HP-ku dikegelapan, dengan maksut aku mau lihat jam berapa sekarang. Setelah sekian detik aku mencari akhirnya kutemukan juga HP mungilku. KOK SUDA JAM 2.30 WIB? kirain masih jam 1.30 WIB.

Aku langsung saja pergi ke kamar mandi tuk berwudhu. Sehabis dari kamar mandi aku tidak langsung balik ke kamarku tapi ke mampir ke kamar Jack tuk membangunkan dia karena dia juga belum sholat Isyak. Setelah membangunkan dia aku langsung sholat isyak, lalu ku tengok lagi ke kamar Jack ternyata dia tidur lagi. Aku bangunkan dia lagi.

Habis membangunkan Jack, aku inget ada nasi dan lauk kemarin pagi yang dibawakan orang tuanya Jack. Sudah lebih 20 jam nasinya berada di kontrakan. Aku sebenarnya pengen masak mie instan buat sahur, tapi entar nasinya mubazir jika tidak dimakan. Aku gagalkan niat masak mie instannya, aku makan saja nasi dengan lauk telor dadarnya. Nasinya emang agak basih sih, tapi biarpun basi tetaplah nasi toh?.

Saat enak-enaknya makan (boong, sebenarnya lumayan gk enak juga sih makan makanan agak basi) tiba-tiba pintu kamarnya Jack terbuka. Beberapa detik kemudian Jack meliahat aku yang sedang makan, Jack tersenyum kayak artis saja lalu bergumam "MasyaAllah, emang lagi kelaperan ya?", "Sahur jack!"jawabku yang mendengarkan ejekannya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Free Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design