Senin, 21 Maret 2011

Berburu Kambing Hitam

Waduh, pas lagi enak-enaknya nulis tiba-tiba touchpad pada laptopku tidak bisa dibuat ngeklik. Kira-kira kenapa yah? padahal tadi enak-enak aja tuh.

Apa gara-gara isi tulisan yang sedang aku tulis yah??! Judul tulisannya saja "Laporan Tahunan Setan". Pa setannya gak terima aku nulis gini yah?? wah... kok jadi mengkambing hitamkan setan sih aku ini. Yah beginilah aku jadi manusia, kalo ada yang gak beres selalu tak mau diriku sendiri yang disalahkan tapi malah mencari kambing hitam. (ngapain nyari kambing hitam? belum waktunya idul qurban maaaaak....).

Kasian tuh kambing yang warnanya hitam, masak kambing hitam berarti salah. Padahal kambing yang warnanya hitam tak ikut apa-apa. Kalo istilah kambing hitam diganti gimana yah? biar kambing yang warnanya hitam tak marah. Gimana kalo di ganti dengan istilah manusia hitam? waduh, manusia yang kulitnya hitam bakal protes dong. Hemmm.....enaknya diganti jadi apa yah? Jangan sampai ada nama mahluk hidup di dalam istilahnya biar tak ada yang marah. Gak tau ah... bingung aku.

Terus kenapa harus warna hitam yang berarti salah? Tuh kan, bikin pusing aja mikirin ginian. Mangnya aku dapat bayaran apa dari kambing yang warnanya hitam kok belain dia? bukan masalah dapat bayaran apa gaknya, ini masalah ke-setiahewan-an. Enak aja, hewan aja gak setia ama aku!!.

Tuhkan!!. Tanya-tanya sendiri, jawab-jawab sendiri. Stres deh aku ini.

-PENGUMUMAN PADA PEMBACA-
Celenganthropus alias Bagong alias Helm alias Cendet Alias Boncel mulai sekarang telah resmi jadi orang stres.
Barang siapa yang mengetahui keberadaannya harap hubungi markas TNI terdekat.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Free Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design